BeritaPersyarikatanSosial

PDM Bantul Selenggarakan Donor Darah Songsong Lailatul Qadar

Muhammadiyah BantulPimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banguntapan Utara menggelar kegiatan donor darah bertajuk “Songsong Lailatul Qadar” di Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Banguntapan Utara pada Sabtu (7/3) malam. Kegiatan ini menjadi bentuk aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam membantu ketersediaan stok darah.
Program donor darah tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bantul. Peserta yang terlibat berasal dari berbagai unsur, di antaranya Kokam Bantul, Relawan Ambulans Muhammadiyah, Hidimu Bantul, serta relawan Hizbul Wathan Muhammadiyah.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, H. Arba Riksawan Qomaru, SE, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang rutin dilaksanakan melalui Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PDM Bantul. Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut juga dilatarbelakangi oleh kondisi stok darah di rumah sakit maupun PMI yang biasanya menurun selama bulan Ramadan.
Menurutnya, donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien yang membutuhkan, tetapi juga membawa kebaikan bagi para pendonor. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga memberi kepuasan batin karena dapat membantu sesama tanpa mengetahui siapa yang nantinya akan menerima manfaatnya.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah juga mengajak masyarakat Bantul untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Utama RSU PKU Muhammadiyah Bantul dr. Nurcholid Umam Kurniawan, Sp.A., M.Sc, Lurah Baturetno Banguntapan Sarjoko, Sekretaris MPKS PDM Bantul M. Farid Hadiyanto, SE, Ketua MPKS Bantul Abu Muschin, S.Sos, serta Ketua PCM Banguntapan Utara yang juga ketua panitia Riyanto, S.Pd., M.Si.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul dr. Agus Tri Widiyantara, MMR menyampaikan bahwa kegiatan donor darah seperti ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam menjaga ketersediaan darah di fasilitas kesehatan. Ia menjelaskan bahwa saat memasuki bulan Ramadan, stok darah di PMI kerap mengalami penurunan sehingga dukungan masyarakat untuk menjadi pendonor sangat dibutuhkan.
Ia juga berharap masyarakat Bantul memiliki kepedulian lebih untuk secara sukarela mendonorkan darahnya. Menurutnya, organisasi besar seperti Muhammadiyah memiliki potensi besar dalam menggerakkan anggotanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *