Mahasiswa UGM Sambut Positif Berdirinya PRM di Kampus
YOGYAKARTA – Kehadiran Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapat respons positif dari kalangan mahasiswa. Salah satunya disampaikan oleh Dafa Isandi Ananto, mahasiswa Magister Antropologi UGM, yang mengaku bangga atas dikukuhkannya PRM UGM sebagai wadah baru penguatan dakwah di kampus negeri tersebut.
Menurut Dafa, PRM UGM memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kebaikan sekaligus “cahaya” yang memberi arah bagi kehidupan kampus. Ia menilai, keberadaan ranting ini tidak hanya penting dalam konteks keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi pada penguatan aktivitas akademik dan sosial.
“Saya berharap PRM UGM bisa menjadi penerang bagi UGM ke depan, tidak hanya di lingkup kampus, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa PRM UGM membuka ruang sinergi yang lebih kuat di antara civitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Dengan komposisi pengurus yang berasal dari kalangan akademik, menurutnya program-program PRM dapat selaras dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Karena pengurusnya berasal dari lingkungan akademik, tentu kegiatan PRM bisa berjalan seiring dengan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelas alumni Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut.
Lebih jauh, Dafa berharap PRM UGM mampu menghadirkan nilai tambah melalui penguatan konsep Islam berkemajuan dan Islam wasatiyah di tengah dinamika kehidupan kampus yang semakin kompleks.
Ia juga menyoroti meningkatnya minat terhadap Muhammadiyah di kalangan mahasiswa. Menurutnya, kondisi ini perlu direspons dengan gerakan nyata yang aktif, produktif, dan kolaboratif.
“PRM UGM diharapkan tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi juga aktif berkontribusi, berkolaborasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak positif,” tambahnya.
Ke depan, ia berharap semakin banyak Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang terbentuk di berbagai perguruan tinggi negeri, sehingga dakwah Muhammadiyah dapat menjangkau lebih luas lapisan masyarakat.
“Semoga PRM UGM mampu menjalankan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi warga kampus dan masyarakat,” pungkasnya.

